Selasa, 08 Mei 2018

konsep dasar teknlogi informasi


PENGANTAR DAN DEFINISI TEKNOLOGI INFORMASI
Pengertian system
§  Sistem dapat didefinisikan dengan pendekatan prosedur dan dengan pendekatan komponen.
§  Dengan pendekatan prosedur, sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari prosedur-prosedur yang memiliki tujuan tertentu
§  Contoh sistem yang didefinisikan dengan pendekatan prosedur ini adalah sistem akuntansi.
§  Sistem ini didefinisikan sebagai prosedur-prosedur penerimaan kas, pengeluaran kas, penjualan, pembelian dan buku besar.
Tujuan Sistem Informasi
§  Tujuan dari sitem informasi adalah menghasilkan informasi
§  Informasi adalh data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi para pemakainya.
§  Data yang diolah saja tidak cukup disebut sebagai informasi. Untuk menjadi informasi, data yang diolah tersebut, harus berguna bagi pemakainya.
§  Dan untuk dapat berguna, informasi harus didukung oleh tiga hal penting, Yaitu : relevan(relevance), tepat waktu(timeliness) dan tepat nilai atau akurat (accurate)
SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI
1). Konsep dasar : Konsep dasar perangai, teknis, bisnis, dan manajerial tentang komponen-komponen dan peranan daripada Sistem Informasi.
2). Teknologi Informasi : Konsep utama, pengembangan, dan pengelolaan isu-isu dalam Teknologi Informasi, seperti hardware, software, networks, pengelelolaan sumber data, dan banyak tentang teknologi berbasis internet.
3). Aplikasi bisnis :  Penggunaan utama daripada Sistem In formasi untuk operasi, pengelolaan, dan keunggulan kompe titif daripada suatu perusahaan dengan E-business bertumpu pada kerja-internet (an internetworked E-business enterpri se, termasuk electronic business,commerce, collaboration and decision making dngn menggunakan Internet, intranet, and extranets.
4). Proses Pengembangan :  Bagimana end users ataupun spesialist infor masi mengembangkan dan mengimplementasikan SI untuk dapat mencapai kesempatan e-business dengan menggunakan beberapa pendekatan.
5). Tantangan Pengelolaan : Tantangan daripada pengelolaan teknologi E-business yang efektif dan etis, strategis, dan keamanan  pada end user, perusahaan dan level lobal daripada bisnis.
Apa Sistem Informasi ?
Suatu Sistem Informasi dapat merupakan suatu kombinasi terorganisasi daripada orang-orang, hardware, software, ja ringan komunikasi, dan sumber data yang menjaring/ me ngumpulkan, mentransformasikan, dan menyebarkan infor masi dalam suatu organisasi.
Sistem Informasi dapat menggunakan piranti hardware tradi sional seperti kertas, pena, dll, tetapi disini dikonsentrasikan pd CBIS (Computer-Based Information System) yaitu me nggunakan komputer hardware dan software, jaringan tele komunikasi, teknik pengelolaan data berbasis-komputer, dan bentuk-bentuk lain daripada teknologi informasi.
Komponen Teknologi Informasi
Fungsi Dari Komponen IT
           INPUT
   Peranti masukan digunakan untuk memasukan perintah ke dalam komputer idan untuk mengumpulkan dan mempersiapkan data untuk di proses.
   Untuk menyediakan keluaran yang bermanfaat, suatu komputer harus mempunyai data masukan dan perintah yang dapat dipercaya.
    
    
   Output
   Suatu produk yang utama dari suatu sistem informasi adalah keluaran bermanfaat. Keluaran yang khas adalah informasi untuk membantu pengambil-keputusan perencanaan, mengevaluasi, dan mengendalikan organisasi. Sasaran disajikan secara akurat, tepat waktu, lengkap, dan informasi dapat diakses dalam berbagai bentuk-bentuk.
    Trend di dalam pengembangan piranti keluaran memasukkan di dalamnya pelayanan khusus dan dapat menyediakan resolusi tinggi, pengguna menggambarkan keluaran, selagi mengintegrasikan form-form ganda dari media (terutama mencampurkan bunyi dan gambar-gambar dengan animasi). Mengintegrasikan berbagai media disebut multimedia.
   Sasaran dari multimedia adalah untuk membuat keluaran lebih bermanfaat dengan menyediakan rangsangan kepada manusia lebih dari satu perasaan manusia pada waktu yang sama.
   Memory
   Data dan perintah diperlukan untuk melaksanakan setiap tugas komputer. Memori menyediakan penyimpanan jangka pendek untuk perintah dan data selama pengolahan. Sementara manusia sudah secara wajar membatasi memori dan memproses kapasitas, komputer-komputer mempunyai kemampuan untuk memelihara dan memproses jutaan (atau bahkan milyar) perintah dan potongan-potongan dari data secara serempak
   Pada komputer-komputer, memori diukur di dalam unit yag disebut byte. Suatu byte adalah dengan perkiraan kasar ekuivalen dari suatu karakter. Masing-masing lokasi memori di dalam suatu komputer mempunyai suatu alamat yang unik. Memori komputer diukur di dalam kilobyte-kilobyte, megabyte-megabyte, gigabyte-gigabyte, atau terabyte-terabyte.
   Memori adalah juga diukur oleh kecepatan nya. Kecepatan memori mengacu pada seberapa cepat data dan perintah dapat disimpan, dipindahkan, dan didapat kembali. Secara umum, semakin besar memori semakin cepat, semakin besar harga perangkat keras.
   Nilai Bisnis Pada IT
   Untuk menentukan nilai bisnis teknologi informasi, anda perlu mengikuti pertanyaan-pertanyaan seperti :
   Apakah teknologi menyediakan informasi lebih bermanfaat ke informasi konsumen ?
   Apakah teknologi memperbaiki proses-proses bisnis dan informasi?
   Apakah teknologi meningkatkan kemampuan itu untuk mengendalikan resiko-resiko dari proses-proses bisnis dan informasi?
   Secara sederhana tanggapan ya tidaklah cukup. Kita harus mengidentifikasi dan menggambarkan nilai dari teknologi di dalam bisnis. Jika pertanyaan-pertanyaan ini dijawab dan digambarkan dengan jelas, anda perlu menanyakan kembali :
   Mencari manfaatnya yang disediakan oleh teknologi yang melebihi biayanya?
   Arah di Dalam Kemajuan Teknologi
   Pengolahan seketika
   Melaksanakan setiap jenis instruksi dengan segera, dengan mengabaikan tugas.
   Penyimpanan yang tanpa batas dan akses spontan
   Menyimpan setiap kuantitas informasi yang anda butuhkan dengan tak terbatas dan membiarkan akses untuk membuat informasi real time. .
   Keterhubungan tanpa kelim
   Setiap alat komputasi dapat dengan bebas berkomunikasi dengan alat komputasi lain dimanapun dengan mengabaikan lokasi dan tanpa pengguna mempunyai untuk mengarahkan kapan dan bagaimana caranya berbagai sumber daya sedang digunakan.
   Software cerdas
   Konsep Dasar Teknologi Informasi
   “Sistem adalah himpunan dari unsur-unsur yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu.“
   Prosedur adalah rangkaian operasi klerikal (tulis-menulis), yang melibatkan beberapa orang di dalam satu/lebih departemen yang digunakan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transaksi-transaksi bisnis yang terjadi serta untuk menyelesaikan suatu kegiatan tertentu.
   Tujuan Sistem
   Suatu sistem yang dibuat tentunya memiliki maksud tertentu. Sistem dibuat untuk mencapai suatu tujuan (goal) dan sasaran (objective).
   Tujuan biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran biasanya dalam ruang lingkup yang lebih sempit.
   Tiga tujuan utama yang berhubungan dengan Sistem Informasi:
   untuk mendukung fungsi kepengurusan manajemen
   untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen
   untuk mendukung kegiatan operasi perusahaan
   Syarat-syarat Sistem
   Sistem harus dibentuk untuk menyelesaikan suatu tujuan
   Elemen sistem harus mempunyai rencana yang ditetapkan
   Adanya hubungan diantara elemen sistem.
   Karakteristik Sistem
   Komponen (Component)
   Terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, dan bekerja sama membentuk satu kesatuan. 
   Komponen-komponen dapat terdiri dari beberapa subsistem atau subbagian, dimanasetiap subsistem tersebut memiliki fungsi khusus dan akan mempengaruhi proses sistem secara keseluruhan.
   Batas/batasan
   Batasan sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya.
   Lingkungan Luar
   Lingkungan luar dari suatu sistem adalah apapun diluar batasan sistem yang mempengaruhi operasi sistem.
   Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan.
   Penghubung
   Penghubung merupakan media penghubung antara satu subsitem dengan subsistem yang lainnya. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari subsistem ke subsistem yang lainnya.
    
    
    
    







      
    
    











Tidak ada komentar:

Posting Komentar